PEMBELAJARAN SESUAI TINGKAT KEMAMPUAN
PEMBELAJARAN SESUAI TINGKAT KEMAMPUAN
Bapak dan Ibu guru salam sehat,
Pada seri artikel ini kita akan membahas tentang pembelajaran sesuai tingkat kemampuan pada pembelajaran paradigma baru. Sudahkah Bapak dan Ibu Guru serta Kepala Sekolah mengetahui pembelajaran sesuai tingkat kemampuan?
Grup diskusi: t.me/kurikulummerdeka21
Pembelajaran sesuai tingkat kemampuan adalah pendekatan belajar yang berdasarkan pada kemampuan masing-masing peserta didik. Pendekatan ini jelas tidak berdasar pada di kelas berapa murid berada atau tingkatan kelasnya. Tujuan pendekatan ini adalah sebagai bentuk implementasi filosofi ajar yang berpusat kepada murid oleh gagasan Ki Hajar Dewantara.
Channel materi: t.me/tamanedenjimbaran
Pembelajaran sesuai tingkat kemampuan akan mengelompokkan murid berdasarkan fase perkembangan belajarnya. Fase perkembangan adalah capaian pembelajaran yang harus dicapai oleh murid. Fase ini disesuaikan dengan beberapa hal seperti:
-karakteristik murid
-potensi murid
-kebutuhan belajar murid
Pada sekolah reguler fase perkembangan belajar tersebut dibagi menjadi enam fase. Fase-fase tersebut dibagi berdasarkan usia kronologis dan usia mental anak. Keenam fase tersebut yaitu:
Fase A: SD Kelas 1-2
Fase B: SD Kelas 3-4
Fase C: SD Kelas 5-6
Fase D: SMP Kelas 7-9
Fase E: SMA Kelas 10
Fase F: SMA Kelas 11-12
Adapun PAUD termasuk dalam fase fondasi.
Tahapan awal dalam menentukan tahapan perkembangan belajar adalah melalui asesmen awal. Asesmen awal ini disebut asesmen diagnostik. Asesmen diagnostik diperlukan untuk mengenali potensi, karakter serta tahapan perkembangan murid.
Setelah murid melakukan asesmen diagnostik maka dari hasil asesmen tersebut guru dapat memiliki gambaran tahapan perkembangan murid. Murid yang belum mencapai tahapan dasar pada tahapannya akan diberikan pendampingan khusus.
Simak video berikut sebagai penjelasan tentang asesmen diagnostik seutuhnya berikut ini!
Terima kasih telah membaca dan menyimak artikel ini. Semoga kita dapat mempersiapkan diri menuju tahun ajaran baru dengan baik. Informasi yang lebih banyak lagi dapat diunduh lewat telegram materi, artikel blog atau pada channel youtube kami pada tautan yang kami sediakan di artikel ini.
Salam sehat Bapak dan Ibu guru.
-----------
Penulis:
Ida Bagus Suwardana (Pengelola PKBM Taman Eden Jimbaran)
Telegram materi:
t.me/tamanedenjimbaran
Situs Blog:
https://pencariedukasi21.blogspot.com/
Channel Youtube:
https://www.youtube.com/c/PencariEdukasi21
Bapak dan Ibu guru salam sehat,
Pada seri artikel ini kita akan membahas tentang pembelajaran sesuai tingkat kemampuan pada pembelajaran paradigma baru. Sudahkah Bapak dan Ibu Guru serta Kepala Sekolah mengetahui pembelajaran sesuai tingkat kemampuan?
Grup diskusi: t.me/kurikulummerdeka21
Pembelajaran sesuai tingkat kemampuan adalah pendekatan belajar yang berdasarkan pada kemampuan masing-masing peserta didik. Pendekatan ini jelas tidak berdasar pada di kelas berapa murid berada atau tingkatan kelasnya. Tujuan pendekatan ini adalah sebagai bentuk implementasi filosofi ajar yang berpusat kepada murid oleh gagasan Ki Hajar Dewantara.
Channel materi: t.me/tamanedenjimbaran
Pembelajaran sesuai tingkat kemampuan akan mengelompokkan murid berdasarkan fase perkembangan belajarnya. Fase perkembangan adalah capaian pembelajaran yang harus dicapai oleh murid. Fase ini disesuaikan dengan beberapa hal seperti:
-karakteristik murid
-potensi murid
-kebutuhan belajar murid
Pada sekolah reguler fase perkembangan belajar tersebut dibagi menjadi enam fase. Fase-fase tersebut dibagi berdasarkan usia kronologis dan usia mental anak. Keenam fase tersebut yaitu:
Fase A: SD Kelas 1-2
Fase B: SD Kelas 3-4
Fase C: SD Kelas 5-6
Fase D: SMP Kelas 7-9
Fase E: SMA Kelas 10
Fase F: SMA Kelas 11-12
Adapun PAUD termasuk dalam fase fondasi.
Tahapan awal dalam menentukan tahapan perkembangan belajar adalah melalui asesmen awal. Asesmen awal ini disebut asesmen diagnostik. Asesmen diagnostik diperlukan untuk mengenali potensi, karakter serta tahapan perkembangan murid.
Setelah murid melakukan asesmen diagnostik maka dari hasil asesmen tersebut guru dapat memiliki gambaran tahapan perkembangan murid. Murid yang belum mencapai tahapan dasar pada tahapannya akan diberikan pendampingan khusus.
Simak video berikut sebagai penjelasan tentang asesmen diagnostik seutuhnya berikut ini!
Terima kasih telah membaca dan menyimak artikel ini. Semoga kita dapat mempersiapkan diri menuju tahun ajaran baru dengan baik. Informasi yang lebih banyak lagi dapat diunduh lewat telegram materi, artikel blog atau pada channel youtube kami pada tautan yang kami sediakan di artikel ini.
Salam sehat Bapak dan Ibu guru.
-----------
Penulis:
Ida Bagus Suwardana (Pengelola PKBM Taman Eden Jimbaran)
Telegram materi:
t.me/tamanedenjimbaran
Situs Blog:
https://pencariedukasi21.blogspot.com/
Channel Youtube:
https://www.youtube.com/c/PencariEdukasi21
Komentar
Posting Komentar